Green Project IPAS Kelas X Kuliner : Belajar Peduli Lingkungan melalui Project Based Learning

SMK Global — Pembelajaran IPAS di kelas X Kuliner tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Melalui kegiatan Green Project, siswa diajak untuk belajar secara langsung tentang lingkungan dan pemanfaatan bahan organik dengan menerapkan metode Project Based Learning (PjBL).

Kegiatan ini digagas oleh Ike Laila Yusiana, guru IPAS kelas X Kuliner, sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual dan aplikatif.

Dalam Green Project tersebut, siswa melakukan praktik pengolahan media tanam dengan memanfaatkan beberapa bahan, yaitu tanah, pupuk kandang (kohe), arang sekam, sekam biasa, Terapetra dan MOL (Mikroorganisme Lokal). Siswa terlibat langsung dalam proses persiapan hingga pencampuran bahan sesuai dengan arahan guru.

Penerapan metode Project Based Learning memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar melalui pengalaman nyata. Mereka tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga dituntut untuk aktif, bekerja sama, bertanggung jawab, serta mampu mengamati dan mengevaluasi proses yang mereka lakukan.

Bagi siswa kelas X Kuliner, kegiatan ini juga menjadi pengalaman penting untuk memahami bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diterapkan melalui tindakan sederhana. Pemanfaatan bahan organik menjadi media tanam merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang menghubungkan materi IPAS dengan kehidupan sehari-hari.

Melalui Green Project, SMK Global berupaya membangun karakter siswa yang peduli lingkungan, kreatif, mandiri, kolaboratif, dan bertanggung jawab. Pembelajaran berbasis proyek diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus mendorong siswa untuk menghasilkan karya yang memiliki manfaat nyata.

Belajar bukan sekadar memahami teori, tetapi juga berani berkarya dan memberikan manfaat bagi lingkungan.

Leave a Reply